4 Macam Gaya Penulisan Novel Menurut Shohibul Kahfi

Banyaknya minat pembaca di Indonesia membuat penulis-penulis baru bermunculan. Mengapa demikian? Di bumi pertiwi ini merupakan lahan yang subur bagi para penulis buku (sastra). Dari sekian banyak penulis tentunya mereka memiliki gaya penulisan novel nya sendiri.

Siapa sih yang gak kenal film Laskar Pelangi, meskipun ada yang belum pernah nonton Shohib rasa sobat pasti pernah dengar judul filmnya.

Film tersebut di adaptasi dari sebuah buku novel karangan Andrea Hirata dengan judul yang sama.

Eits! Bukan cuma kak Andrea Hirata yang menuai kesuksesan dengan gaya penulisannya. Berikut adalah 4 Macam Gaya Penulisan Novel Menurut Shohibul Kahfi.

Hiperbolik Parodi – Andrea Hirata

Novel ‘Laskar Pelangi’ atau biasa dikenal dengan singkatan LP. Novel ini menyuguhkan kalimat-kalimat deskriptif yang mengumbar kalimat dan pencitraaan yang hiperbolis.

Contohnya tentang teman kecilnya, Lintang yang digambarkan sangat pandai berhitung dan calon profesor matematika pertama dari Belitong.

Tidak berhenti di Laskar Pelangi, ceritanya pun berlanjut, dan ditulis pada novel selanjutnya yaitu Sang Pemimpi.

Beberapa karya lainnya juga tak kalah tenar, seperti novel Padang Bulan, Cinta di dalam Gelas, Sebelas Patriot, Edensor, Maryamah Karpov, dan Ayah.

Islami – Asma Nadia

Sedikit subjektif memang jika menilik pernyataan di atas. Namun, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas muslim maka tak menjadikan keheranan pula jika novel islami macam penulis Asma Nadia, Habiburrahman El-Shirazy dan Salim A Fillah tenar di kalangan pembaca. Mereka umumnya memiliki penggemar dari pembaca muslim.

Tips Menulis buat kamu.

Asal ceplos – Raditya Dika

Tak perlu menjadi apa yang diinginkan orang lain, cukup jadi dirimu sendiri.

Gaya penulisan asal ceplos dan apa adanya ini dipopulerkan oleh Raditya Dika.

Berawal dari sebuah blog yang isinya tentang kehidupan sehari-harinya Bang Radit (panggilan akrab Raditya Dika) yang mengisahkan kekonyolan dan ditulis dalam bahasa apa adanya asal ceplos.

Ringan – Dewi Lestari

Dee. Nama pena dari Dewi Lestari. Melalui novelnya Perahu Kertas yang meledak beberapa tahun lalu, Dee menulis dengan gaya bahasanya sendiri.

Sederhana dan ringan untuk dibaca berbagai kalangan. Bahasanya mengalir namun tak asal jadi dan tidak terlalu berat juga untuk pembaca pemula.

Di atas adalah beberapa contoh gaya penulisan novel atau cerita, masih banyak sekali gaya penulisan dari setiap penulis. Namun, hanya Shohib berikan 4 macam gaya penulisan dari beberapa tokoh publik yang sudah kita kenal.

Share
Shohibul Kahfi

Shohibul Kahfi

Penulis pemula dengan imajinasi seadanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kembali ke atas