Kiat Menulis Cerpen dan Novel

Sebenarnya dalam menulis cerpen atau novel tidak ada aturan baku, setiap penulis memiliki caranya sendiri untuk menulis. Namun, kebanyakan penulis tidak melupakan sembilan hal ini sebelum ia memulai menulis.

Lalu, apa saja sembilan hal itu? Sebelum kita bahas lebih lanjut, setidaknya kamu sudah membaca artikel tentang memulai menulis novel.

Satu

Pada dasarnya beberpa orang yang baru memulai menulis banyak melupakan hal penting ini, termasuk Soib juga sering melupakan ini :D.

Pada paragraf pembuka dalam sebuah cerita, seorang penulis dituntut untuk membuatnya semenarik mungkin dan seunik mungkin. Salah satunya dengan menyuguhkan konflik cerita yang ada.

Tidak ada konflik tidak ada cerita

Susah?

Ya, tentu saja. Ini hanya lah masalah waktu, seberapa sering kamu menulis maka akan mengalir dengan sendirinya. Di setiap tulisan yang kamu buat akan terbentuk ciri khas dan keunikan sendiri.

Dua

Karakter.

Kembangkan setiap karakter penting yang ada dengan cara memberikan masing-masing karakter keunikannya dan visualisasikan kepada pembaca.

Bagaimana jika begini

Tono itu ganteng, berwibawa, tinggi, disukai banyak wanita tapi dia suka kentut gak mau ngaku.

Apakah sebagai pembaca kita bisa mendapatkan gambaran Tono itu seperti apa? Kim Jong un? Lee Dong Wook? atau Kim Seon Ho?

Berikan gambaran lebih spesifik untuk karakter penting itu, seperti warna rambut, warna bola mata, warna kulit.

Perlu diperhatikan, dalam mendiskripsikan karakter jangan menggunakan cara bertubi-tubi seperti contoh di atas. Buatlah mengalir dalam cerita, karena itu akan menimbulkan rasa penasaran pada pembaca.

Tiga

Tentukan sudut pandang yang relevan dalam cerita, kamu bisa menulis cerita menggunakan sudut pandang pertama atau ketiga. Pada kasus ini beberapa orang yang memulai menulis menggunak sudut pandang pertama, ini sangat mudah untuk dituliskan karena menggunakan “Aku” sebagai kata ganti sudut pandang orang pertama. Sama halnya dengan menulis dairy.

Loh sudut pandang kedua kemana? Kamu bisa membacanya pada artikel sebelumnya yang membahas POV 2

Empat

Buatlah dialog yang penuh arti, jangan bertele-tele, klise, apa lagi pengulangan kata yang tidak penting. Beda kasusnya dengan pembuatan cerita misteri atau sejenis cerita detective, karena setiap dialog bisa memiliki keterkaitan antar misteri yang ada.

Lima

Tentukanlah setting cerita. Ini mencakup beberapa unsur, seperti lokasi dimana saja cerita itu berjalan, kapan waktu cerita itu berlangsung.

Lokasi, seperti negara, kantor, taman, dan sejenisnya. Deskripsikan yang penting saja dengan menarik dua atau lebih indra, sehingga pembaca dapat ikut masuk ke dalam tokoh.

Waktu cerita, mencakup seperti tahun, bulan, siang, malam dan sejenisnya.

Trik mudah untuk memahami setting cerita yang baik dan menarik, bayangkan saja suatu setting panggung teater atau OVJ, yang memiliki beberapa panggung. Setiap panggung memiliki backdrop atau latar panggung yang dihiasi gambar, perlengkapan dan pernak-pernik yang disesuaikan dengan adegan.

Enam

Pengaturan plot cerita. Plot cerita itu apa sih? Soib jelaskan sedikit. Menurut Cellia Warren, plot adalah peristiwa yang berurutan yang disertai sebab akibatnya.

Coba simak kalimat berikut ini;

Tono tetap tidak mau makan nasi, setelah beberapa hari dia tidak makan.

Apakah kamu tahu kenapa Tono tidak mau makan? Apa penyebabnya? dan kenapa Tono belum makan beberapa hari?

Kita belum mengetahui alasan Tono tidak mau makan kenapa, karena pada kalimat di atas belum mengandung unsur sebab akibat.

Bagaimana jika kalimatnya Soib ubah jadi begini,

Semenjak kepergian kekasihnya dua hari lalu, Tono masih tidak mau makan nasi, hanya makan cemilan yang tidak baik untuk kesehatan serta sering sekali mabuk-mabukkan. Hatinya sangat terpukul karena ia sangat mecintai kekasihnya.

Bagaimana? Dari kalimat di atas tentunya kita sudah mengetahui sebab dan akibatnya kenapaTono tidak mau makan?

Plot yang berkembang dalam cerita akan membuat pembaca membolak-balik halaman untuk mencari tahu apa yang akan terjadi sebelum atau selanjutnya.

Mengapa demikian?

Karena pembaca ingin melihat lebih jauh sebab-akibat sebuah kejadian dalam cerita. Alur cerita yang memiliki sebab akibat atau alur yang berangkat dari satu atau beberapa sebab menuju satu atau beberapa akibat atau sebaliknya disebut plot.

Plot adalah hal inti dalam sebuah cerita, jika cerita yang kamu tulis memiliki plot yang tertata rapih dan baik itu akan membuat pembaca menyukai cerita yang kamu tulis.

Tujuh

Klimaks.

Klimaks adalah puncak atau titik balik cerita. Ia adalah bagian yang paling dramatis dari cerita. Klimaks, terjadi ketika protagonis memahami apa yang sebaiknya dilakukan atau menyadari tindakan terbaik apa yang seharusnya diambil. Ketegangan yang mengganggu protagonis mengharuskan protagonis mengambil tindakan terbaik yang berujung pada konflik akhir atau klimaks.

Delapan

Ending.

Kamu bisa menulis ending yang terbuka atau ending yang tertutup. Ending tertutup adalah akhir cerita yang menunjuk pada penyelesaian masalah yang sudah tuntas. Sedangkan ending terbuka adalah ending yang konfliknya belum sepenuhnya selesai dan membuka peluang untuk berbagai penafsiran dari pembaca.

Sembilan

Judul yang menarik.

Dalam kasus ini beberapa penulis menentukan judul pada bagian utama. Dengan kata lain, menentukan judul terlebih dahulu sebagai gambaran besar cerita.

Namun, Soib tempatkan pembuatan judul paling terakhir. Kenapa?

Karena kebiasaan penulis novel memang demikian. Mereka lebih fokus memikirkan bagaimana cara membuat sinopsis novel, membuat kerangka novel atau outline novel, membuat pembukaan novel, membuat plot novel, membuat konflik dan klimaks ketimbang memikirkan bagaimana cara membuat judul novel. Bukan berarti judul novel tidak penting, tapi karena membuat judul novel itu lebih mudah dari hal-hal di atas.

Sejalan dengan cerita yang kamu tulis, judul bisa berubah-ubah. Buatlah setidaknya sepuluh pilihan judul yang menarik, lakukan survey pada teman-teman kamu tentang sepuluh judul yang telah kamu buat.

Alex
Alex
2020-11-10
Alex

Sangat menarik sekali

Dimas Rakha
Dimas Rakha
2020-11-10
Dimas Rakha

Waah mantab... Tks gan informasinya

Rizky Yoga Oktora
Rizky Yoga Oktora
2020-11-10
Rizky Yoga Oktora

Ada kiat menulis artikel seo ga gan?

slamjay
slamjay
2020-11-08
slamjay

Keren bang,,

dewa agung wisnu
dewa agung wisnu
2020-11-08
dewa agung wisnu

Artikelnya menarik gannn, semangat terus 😀


Fadil
Fadil
2020-11-10
Fadil

Terimakasih min, kebetulan saya mau ikut lomba cerpen

Name
Comment

Disclaimer

Share
  • 1
    Share
Shohibul Kahfi

Shohibul Kahfi

Penulis pemula dengan imajinasi seadanya.

Kembali ke atas