Pengertian Prolog dan Epilog

Berbagai macam pertanyaan tentang apa itu prolog dan epilog sudah sering sekali Soib temukan, baik DM Instagram, Inbox Facebook, kadang juga di tempat tongkrongan  teman-teman suka menanyakan tentang prolog dan epilog. Lalu bagaiman cara membuat sebuah prolog dan epilog dalam sebuah cerita?

pengertian-prolog-dan-epilog

Sebelum Soib lanjutkan untuk berbagi mengenai tips mebuat prolog dan epilog ada baiknya kita memahami dahulu tentang apa itu prolog dan epilog.

Pengertian Prolog

Pengertian Prolog adalah bagian penting dari suatu karya sastra yang berupa kalimat pembuka atau pendahuluan. Umumnya isi prolog menjelaskan mengenai tokoh-tokoh dan pemeran, konflik yang terjadi, dan sinopsi lakon pada suatu karya sastra.

Prolog adalah pengantar dari suatu naskah yang dapat berupa dialog atau kilas balik dari suatu peristiwa yang terjadi dalam cerita. Pada dasarnya prolog sifatnya tidak wajib. Namun, dengan adanya prolog yang baik akan membuat pembaca semakin tertarik dan penasaran dengan isi cerita suatu karya sastra.

Menurut KBBI :

Prolog [pro.log] n 

Arti: pembukaan (sandiwara, musik, pidato, dsb); (kata) pendahuluan; peristiwa pendahuluan
contoh: ‘sandiwara dibuka dengan prolog yang diucapkan oleh pemeran utama’





 

Teman Soib juga baca POV 3 Sudut Pandang Orang Ketiga

Fungsi Prolog

Mengacu pada pengertian prolog di atas, ada beberapa fungsi utama dari prolog. Adapun beberapa fungsi prolog adalah sebagai berikut:

  • Sebagai kata pembuka atau pendahuluan suatu karya sastra.
  • Untuk memperkenalkan para tokoh dan pemeran, konflik, dan sinopsis lakon suatu cerita.
  • Untuk menarik perhatian pembaca dan membuat mereka semakin penasaran dengan isi cerita.

Pengertian Epilog

Epilog adalah kata penutup yang mengakhiri sebuah cerita. Epilog pada umumnya berisi mengenai amanat, ata kesimpulan dan pelajaran yang bisa diambil dari cerita tersebut. Epilog yang merupakan bagian penutup pada karya sastra penting sebagai bekal bagi pembaca/penonton agar mampu mengambil hikmah dari konflik-konflik dalam cerita serta penyelesaiannya, dan biasanya akan muncul kalimat bijak dalam epilog tersebut.

epilog/epi·log/ /épilog/ n Sas

1 bagian penutup pada karya sastra, yang fungsinya menyampaikan intisari cerita atau menafsirkan maksud karya itu oleh seorang aktor pada akhir cerita;

2 pidato singkat pada akhir drama yang memuat komentar tentang apa yang dilakonkan;

3 peristiwa terakhir yang menyelesaikan peristiwa induk

Fungsi Epilog

Menyampaikan inti dari cerita, hikmah, atau komentar atas cerita yang baru saja disajikan. Selain sebagai penutup, epilog juga berfungsi untuk menegaskan pesan-pesan moral, tatanilai, maupun refleksi hidup dan kehidupan yang diceritakan.

Demikian mengenai Dialog, Monolog, Prolog, dan Epilog, semoga bisa memberikan penjelasan yang sesuai dengan apa yang anda butuhkan. Terima Kasih.

Baca juga 7 Tips Gampang Mendesain Cover Novel

Share
Shohibul Kahfi

Shohibul Kahfi

Penulis pemula dengan imajinasi seadanya.

Kembali ke atas