Rindu, Kamu, dan Sepi

Kutulis puisi ini untukmu

Yang datang diujung penantian

Jiwa tuaku  sudah ada sejak bumi diciptakan

Adalah sebagian dari jiwamu juga

Karena seperti Adam yang tak bisa terpisah dari Hawa

Begitu pun kau dan aku

Kita akan saling mengenal meski dalam tubuh yang berbeda

Ini tentang rindu

Yang meronta di dinding hati

Ini tentang rindu

Yang merasa perih tak bertepi

Ini tentang rindu

Yang lelah menanti tuk dicari

Ini tentang rindu

Yang dengan badah menunggu di sini

Ini tentang rindu

Lalu tidakkah kau kembali??

Ada yang indah tentang malam

Gelapnya menjadi hangat

Sepi dan sunyi apalagi

Jiwa-jiwa menyukai malam

pemimpi mencandu pada malam

pria dan wanita mencandu malam

yang ingin mati apalagi

Aku suka sama raut malam itu

malam yang merajut sepi paling suci

Menyaji sakit yang paling perih

Menyuguh luka yang paling dalam

Yah sudahlah…selamat malam

Untukmu Tuhan

Juga setan yang meringis dibalik sepi

Kutemukan dirimu pada suatu hari di musim semi

Diantara seribu musim gugur…

Aku suka sepi

Kau suka ramai

Namun Tuhan memadukan kita dalam cinta

Agar sepiku menjadi ramai

Dan ramaimu menjadi sepi kita

 

Tentang Rasa (Puisi)

Share
Alexia Milosevic

Alexia Milosevic

Kenal Aku?

Kembali ke atas